Jumat, 05 April 2013 - 20:07:53 WIB
Bus Massal Operasi Agustus Mendatang, Organda Padang Ragu
Diposting oleh : Ridho
Kategori: Padang - Dibaca: 434 kali

PADANG – Untuk menuju kota Megapolitan, transportasi umum harus disiapkan untuk menghadapi padatnya arus lalu lintas di Kota Padang. Untuk itu Pemko Padang akan mewujudkan sistem angkutan transportasi massal,karena hal tersebut merupakan suatu kebutuhan masyarakat.

Jika tak ada aral melintang, sistem transporatasi massal akan direncanakan beroperasi 1 Agustus 2013 mendatang, untuk mempersiapkan pelaksanaan  transportasi tersebut dibutuhkan persiapan dan kerjasama dengan beberapa SKPD terkait dan pihak kepolisian.

Dalam rapat tim implimentasi Bus Rapid  Transit  (BRT ) Kota Padang   sudah dibahas tentang uraian tugas dan penanggung jawab atas suksesnya pelaksanaan BRT di Padang. Maka kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Firdaus Ilyas dalam Rapat Tim Implementasi BRT kota Padang kemarin kamis ( 4/4) di hotel ALIGA  Padang menggelar rapat yang bertujuan  untuk mensukseskan terlaksananya  transportasi massal di kota  ini.

Lebih lanjut Firdaus Ilyas  menjelaskan bahwa pelaksanaan bus Massal  merupakan pilihan yang tepat bagi masyarakat demi bagi masyarakat yang membutuhkan kenyamanan dan keamanan dalam bertransportasi.

Kendala-kendala yang bakal diramal dan di taksir oleh beberapa pihak bahwa bus Trans Padang bakal mendapat hambatan oleh Organda. Dishub sendiri sudah menjelaskan kepada publik bahwa jalur koridor I dimana jalur Bis kota lama akan jadi prioritas jalur  yang tidak mengganggu jalur angkutan kota. Kepentingan yang diperjuangkan oleh pemko Padang merupakan hajat masyarakat Padang menuju   transportasi massal yang berkualitas aman dan nyaman bagi masyarakatnya.

Sosialisasi terhadap masyarakat dan pengusaha angkutan di kota Padang, pihaknya mengajak pihak ketiga  dalam pembangunan halte yang dibangun dalam jalur koridor I Pasara Raya Padang – Lubuk Buaya  sebanyak 66 unit halte.  Halte yang sudah siap dibangun melalui dana APBD provinsi sebanyak 5 unit halte.

Pembangunan halte yang akan dilakukan pihak ketiga akan ditawarkan Pemko Padang kepada pengusaha. Sebanyak 12 halte akan ditawarkan pengerjaannya kepada pihak ketiga. Dan masih akan membangun hakte baru sebanyak 40 unit halte,” Kata Firdaus Ilyas.

Dalam menghadapi pengoperasian Trans Padang, maka pembagian tupoksi kerja bersama Dishubkominfo Sumbar bersama Dishubkominfo Kota Padang perlu dilakukan koordinasi.

Ada beberapa point yang dibahas dalam Rapat tim implementasi BRT kota Padang, selain pembagian kerja dimana ada 40 unit halte lagi yang akan ditawarkan pembangunannya ke pihak ketiga, selanjutnya pembangunan UPT trans, lelang pengoperasiannya, penetapan tarif, pengadaan mesin tecketing, pengurusan administrasi armada trans Padang. Dan tak kalah pentingnya keamanan operasional trans Padang.

Ketua Organda  Padang Yul Akhri Sastra, dalam kesempatan itu. Meragukan  keberhasilan pemko Padang dalam mengoperasikan bus massal atau Trans Padang. Karena bukannya tidak beralasan  Yul Akhri Sastra dalam menanggapi keinginan pemko padang. Akan tetapi dimana bus kota selama ini hancur dan tak berkembang dalam bersaing dengan bertambahnya kendaraan pribadi di kota Padang. Sehingga Bus kota hanya beroprasi 20 unit saja. Keluh ketua Organda  Padang.

Ditambahkan Yul,  ‘’ bahwa tipikal orang Padang dalam menggunakan jasa angkutan sangat tidak disiplin. Masyarakat Padang  tak suka membayar mahal, bahkan suka turun disembarangan tempat. Itu semua tidak dijumpai pada bus trans Padang. Dimana penumpang turun di halte resmi dan membayar dengan ongkos yang cukup mahal. Ingat  ketua Organda. (pals)


0 Komentar :